Corat-coret,pengalaman hidup,unek-unek,dsb akan dituangkan sepenuhnya dalam blog yang sangat sederhana ini. Thanks GOD I'am Interisti Not Milanisti. FORZA INTER. Motto Hidup : Tertib Ibadah, Sukses Study, Unggul Organisasi, dan Anggun Moralitas

Senin, 21 Maret 2011

REKTOR BARU HARAPAN BARU

           oleh : Muhammad Didi Rusadi,FH
 (Mahasiswa, Staff Ahli Pidana LP2DH Fakultas Hukum Unlam)
diposkan : 26/8/2010 jam : 8.10 AM



           UNLAM atau sering disebut Universitas Lambung Mangkurat adalah salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang tidak asing lagi bagi masyarakat di Kalimantan khususnya masyarakat Kalimantan Selatan. Sebuah universitas tertua di Kalimantan. Universitas ini dipimpin oleh seorang Rektor dan para pembantu Rektornya.
            Seperti kita ketahui Pemilihan Rektor baru UNLAM baru saja selesai. Dimana Prof. DR. Muhammad Ruslan yang merupakan salah satu calon dari pemilihan tersebut menjadi pemenang sebab beliau memperoleh suara tertinggi dari calon-calon  lainnya yang dilakukan pada tanggal 20 Mei lalu oleh senat universitas.
            Terpilihnya rector baru Unlam ini sempat memunculkan controversial dikarenakan terjadinya mismatch antara aspirasi civitas akademika UNLAM dalam hal ini terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa dengan keputusan akhir dari para anggota senat.
            Sejak awal prosesnya, pemilihan rector baru UNLAM memang dipenuhi berbagai macam isu & konflik kepentingan yaitu secara ringkasnya sbb :
1.   Ada 8 calon rector pada pertengahan tahun 2009 lalu dipilih oleh senat Universitas. Dari kedelapan calon tadi ada dua nama muncul yang meraih suara tertinggi yakni Prof. Ruslan dan Prof. Muhammad Hatta. Akhirnya Prof. Ruslan lah yang direkomendasikan sebagai kandidat utama rector unlam ke Mendiknas sebab Prof. Muh. Hatta diangkat presiden sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam Kabinet Indonesia Bersatu II.
2.   Dalam surat rekomendasi tadi diketahui ada kecurangan yakni adanya kesalahan prosedur.
3.   Hingga sekian waktu, Kementerian Pendidikan Nasional tidak mengeluarkan SK pengangkatan rector baru unlam, tetapi malah memperpanjang masa jabatan rector lama Unlam.
4.   Pada awal bulan Februari 2010, kementerian Pendidikan Nasional justru mengeluarkan keputusan baru bahwa pemilihan rector unlam harus diulang. Keputusan yang merupakan jurus sakti sebab dapat mengalahkan keputusan senat universitas sehingga harus diadakan pemilihan ulang.
5.   Pada pemilihan ulang ini Prof.Ruslan lagi yang unggul karena memperoleh suara terbanyak yaitu  sebanyak 27 suara. Dengan kemenangan ini sudah pasti beliau lah yang harus diajukan kembali ke Menteri Pendidikan Nasional untuk menjadi rector Unlam.
            Saat ini pencapaian UNLAM masih sangat minim yang dapat diraih dari apa yang kita harapkan. Banyak pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh rector baru unlam ini diantaranya bagaimana cara menumbuhkan atmosfer ilmiah akademis dikalangan civitas akademika unlam yaitu dengan cara mengoptimalkan fasilitas penunjang pembelajaran seperti memperbenah perpustakaan pusat unlam dan  mengoptimalkan area hot spot di unlam. Seperti kita ketahui buku-buku yang ada di perpustakaan pusat unlam sudah termakan oleh jaman, buku-bukunya banyak yang rusak, dan buku-bukunya lama-lama semua. Oleh sebab itulah sangat perlu untuk memperbenah buku-buku yang ada di perpustakaan tersebut. Begitu juga dengan area hot spot di unlam, saat ini sangat minim sekali akses area hot spot.Sebab area hot spot ini adalah sangat berpengaruh sekali bagi mahasiswa untuk menambah ilmu pengetahuan lewan internet pada hot spot tersebut Selain itu harus berpikir keras agar para putra putri banua kita tetap bias mengenyam bangku perkuliahan tanpa khawatir walaupun ketidakadaan biaya. Dan juga memperhatikan kinerja para pegawai baik pegawai tekhnis maupun administrative di lingkungan unlam sebab bagaimanapun juga bahwa para pegawai tadi adalah para ujung tombak yang dapat sangat mempengaruhi baik atau tidaknya unlam kedepan;
            Saya mengharapkan sekali pada rector yang baru terpilih ini agar dapat menjadi sosok pemimpin yang tidak bermental cari proyek dan berpikirin modern, bercita-cita memajukan unlam dan dapat melahirkan lulusan-lulusan tangguh dan berkualitas. Selain itu rector juga dapat mampu memberikan sedikit perhatian lebih bagi orang yang berjasa mengangkat nilai akreditas unlam selama ini yaitu para dosen seperti memberi beasiswa pendidikan S3 Dosen. Sebab di unlam sendiri menurut data dosen yang berpendidikan S3 hanya kurang lebih 6 %, angka yang sangat minim sekali. Dan terakhir yang sangat terpenting saya menghimbau agar para civitas akademika unlam bersatu, tidak ada lagi saling tuding-menuding, konflik ini itulah. Mari kita membangun unlam kembali untuk masa depan unlam yang cerah serta lebih maju lagi dan terdepan minimal menjadi universitas unggulan walaupun hanya sekaliber Kalimantan dan syukur-syukur unggulan se Indonesia.
Amiinn……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar