Corat-coret,pengalaman hidup,unek-unek,dsb akan dituangkan sepenuhnya dalam blog yang sangat sederhana ini. Thanks GOD I'am Interisti Not Milanisti. FORZA INTER. Motto Hidup : Tertib Ibadah, Sukses Study, Unggul Organisasi, dan Anggun Moralitas

Minggu, 07 Agustus 2011

Pemuda

Oleh : Immawan Didi
Disampaikan pada waktu lomba orasi kepemudaan dalam rangka Milad IMM ke 46 di kota Banjarmasin

PEMUDA sekarang adalah miniatur kehidupan masa depan. Akan bagaimana corak dan warna kehidupan di masa yang akan datang, kita dapat berkaca kepada bagaimana corak kehidupan pemuda sekarang. Karenanya, tidak salah apabila kita berasumsi bahwa pemuda sekarang adalah pemimpin hari esok.

Pada hakikatnya seorang pemuda ditakdirkan untuk membuat perubahan suatu bangsa.
Pemuda adalah sosok seorang revolusioner sejati sejak masa dahulu.

Kita tentu saja mengingat pada zaaman sejarah.
Pada zaman Rasulullah SAW, pemuda merupakan salah satu pilar yang paling utama mengapa islam bisa tersebar keseluruh penjuru negeri bahkan sampai kita anut pada hari ini.
Kita lihat saja, sosok seorang sahabat Ali bin Abi Thalib. Beliau mencontohkan betapa mulianya seorang pemuda. Beliau menampilkan teladan sejati bagi pemuda. Beliau menyuguhkan sosok pemuda yg kuat,sosok pemuda yg semangat, sosok pemuda yg ilegant & sosok pemuda yg cerdas. Beliau juga merupakan seorang pemuda yg ramah,pemuda yg disegani,pemuda yg dihormati meskipun masih berusia muda.

Di Indonesia pemuda jg dikenal fenomena.Kita tdk bisa melupakan peristiwa rengas dengklok,salah satu peristiwa yg menentukan kemerdekaan bangsa kita tercinta ini. Per tgl 16 Agt 1945 sekelompok pemuda yg dipimpin Sukarni,dkk melakukan penculikan kepada para tokoh bangsa pd saat itu, Soekarno-Hatta dll di Rengas Dengklok.
Dgn upayax,dgn kecerdasanx,dgn taktikx,dgn semangat2 pemuda pd saat itu mereka mendesak para tokoh utk bisa memproklamasikan kemerdekaan Indo tepat pd tgl 17 agt 1945.

Dan terbukti perjuangan mereka tidak sia2. Indo merdeka pd hari itu juga sekaligus menandakan pentingx sosok pemuda2 bangsa.

Dlm pidatox yg sgt terkenal Soekarno memaparkan “BERIKAN SAYA SEPULUH ORANG PEMUDA,MAKA DUNIA INI AKAN KUGUNCANGKAN” Dari sana kita dpt menyadari betpa pentingx lagi2 peranan seorang pemuda.

Kawan-kawan yg saya banggakan. Namun apa yg terjadi pd pemuda2 saat ini. aPa yg membelenggu pikiran ? apa yg membelenggu hati & nurani para pemuda ?

Tahukah kawan2, pemuda saat ini terpengaruh oleh budaya barat,oleh budaya kapitalis, pemuda masih terpengaruhh budaya liberalis,pemuda sangat terpengaruh budaya kosmopolitanis dan pemuda saat ini terenyuh oleh budaya2 yg tdk sesuai dgn syariat islam. Agama yg kita anut ini.

Tahukah kawan2 ? betapa ngerinya ketika pemuda sudah diracuni, betapa sadisnya ketika pemuda sudah tdk mempunyai ideologi lagi, betapa ngerinya bayangkan kawan2 kalau pemuda sdh tidak ada lagi yg berpikir secara normal.
Byk persoalan yg membelenggu para pemuda kawan2. Narkoba, pergaulan bebas, sampai2 mereka lupa akan kewajibanx kepada tuhan,Kepada Allah SWT.

Apakah kawan2 sepakat dgn kejadian2 saat ini yg membelenggu kita para pemuda.
Saya nyatakan disini saya berdiri kita tentu saja berkata TIDAK SETUJU KEADAAN2 SEPERTI ITU. Mari kita berkata TIdak pd kejadian2 spt itu.

Kawan2 kita tdk melupakan bagian2 dari pemuda spt itu ! Pemuda kita hrs bangkit ! Pemuda kita hrs semangat ! Pemuda kita hrs bisa menemukan jati dirix ! Pemuda kita hrs bisa memperjuangkan nasib ! Pemuda kita hrs bisa memperjuangkan rakyat ! Pemuda kita hrs bisa lebih memiliki spirit ! pemuda kita bisa memiliki ibadah yg taat ! Pemuda kita bisa memberikan teladan bagi kawan2 yg lain ! Pemuda kita lebih bisa bersemangat & mampu menjadi penggerak,revolusioner, & mampu menjadi penggerak perjuangan bangsa kita dimasa2 ini & masa2 yg mendatang.

Bagi kita pemuda2 itu yg kita kenal sbg pemuda harapan bangsa adlh kita kawan2 ! kita yg adlh pemuda2 yg dinantikan oleh republik ini. Dan pemuda itu adlh sosok pemuda yg tergolong dalam IKATAN Mahasiswa Muhammadiyah
Marilah kawan2 menjadikan diri kita sbg contoh,sbg teladan bagi pemuda2 masakini dan pemuda yg masa datang.

Sekali lagi, Saya nyatakan pada hari ini pemuda telah mendaulatkan diri menjadi salah satu pilar bangsa yg paling penting. Pemuda hari ini pemuda yg ada dihadapan saya.Pemuda yg ada disini adlh pemuda2 penting bagi sejarah ini. Dan kita sebagai mahasiswa yg merupakan salah satu bagian dari pemuda tentu saja harus menyumbangkan pikiran, menyumbangkan tenaga bahkan menyumbangkan harta dan mengorbankan jiwa raga kita.
Pemuda saat ini tidak boleh menjadi pemuda yg menanti zaman tapilah jadikan pemuda kita hari ini pemuda yg bisa menjemput zaman.
Sekian terima kasih.
Hidup IMM ! JAYA IMM ! Yakin usaha itu akan sampai.

Senin, 21 Maret 2011

NIKMATNYA MENJADI SEORANG AKTIVIS KAMPUS


Oleh : Muhammad Didi Rusadi, FH
(Kadiv Luar Kampus BEM FH UNLAM)
  
diposkan : 5/3/2011 jam : 3.28 PM


Sehabis membaca notes dari seorang aktivis berintelektual, saya termenung. Masih tergambar jelas di benak saya tentang kerusuhan pada peristiwa 1998 yang menewaskan rekan-rekan mahasiswa, sang pahlawan revolusi. Semangat mahasiswa saat itu sangat tinggi. Semangat mereka untuk Indonesia yang lebih baik, semangat mereka untuk menggulingkan orde baru dan menaikkan demokrasi. Mereka rela mati demi memajukan Indonesia yang lebih baik.

Apakah hasil dari perjuangan mereka ? hasilnya adalah KITA !! kita bisa menikmati indahnya demokrasi tanpa takut merasa terbatasi. Kita memiliki hak untuk berbicara dan berpendapat, tanpa takut ‘ditangkap’. Kita, adalah para penyambung lidah rakyat ! kita, generasi penerus bangsa !!

Namun, letupan semangat itu mulai pudar saat ini. Banyak mahasiswa yang hanya menjadi kupu-kupu alias kuliah-pulang-kuliah-pulang. Sedikit dari mereka yang mau menikmati indahnya beraktivis di dunia kampus. Di pikiran mereka hanya IP, IP, IP, dan IP !!

Saya teringat pesan seorang rektor universitas negeri ternama pada mahasiswanya sewaktu ospek “jika kalian masuk kampus ini hanya untuk mengejar IP, saya anggap kalian ini hanya SAMPAH !!” kata-kata yang sungguh keras, namun jika orang yang mendengar mengerti apa yang dimaksud, niscaya, kata-kata itu adalah sebuah motivasi untuk kita.

Saya sangat menikmati kehidupan saya menjadi seorang aktivis dalam kampus saya. Banyak yang bisa saya dapatkan ketika saya memutuskan untuk menjadi seorang aktivis. Serunya mengerjakan tugas aktivis saat yang lain sedang libur, serunya membagi waktu antara tugas sebagai aktivis dengan tugas sebagai mahasiswa, serunya ketika suasana dalam lingkup suatu event menjadi ‘panas’ karena adanya mahasiswa yang menjadi provokasi dalam event tersebut, dan nikmatnya ketika kami mengajukan suatu aspirasi kepada institusi dan berdiskusi hebat dengan institusi demi kepentingan seluruh mahasiswa. Semua itu saya lakukan, tentunya dengan hati yang ikhlas dan senang.

Dari semua yang saya lihat, saya justru melihat banyaknya aktivis yang memiliki nilai akademik yang lebih bagus dan memuaskan dibandingkan dengan mereka yang hanya “kuliah-pulang-kuliah-pulang”. Ternyata, segudang aktivitas mereka bukan membuat mereka semakin lelah dan down, tetapi membuat mereka semakin bersemangat.

Mengapa pada akhirnya saya memutuskan untuk menjadi aktivis ? karena, saya ingin meningkatkan kemampuan softskill saya. Saya tidak ingin menjadi mahasiswa yang hanya mementingkan IP, nilai, dan hardskill, tetapi saya ingin memiliki kemampuan softskill yang banyak saya dapatkan ketika saya memutuskan untuk menjadi aktivis.

Apa yang diharapkan dari seorang mahasiswa yang lulus dari almamaternya ? lulus dengan IP tinggi kah ? kerja di tempat bergengsi ? mendapat uang banyak ? itukah gambaran sukses dimata mahasiswa sekarang ??

Taukah kalian, kawan ? ketika kalian memakai jaket almamater kita, sesungguhnya, banyak jutaan orang diluar sana yang mendoakan kita, menanti kita untuk membuat perubahan yang berarti di negeri ini. Mengharapkan kita yang bisa menggapai asa dan cita mereka, yaitu untuk mengarahkan bangsa kita ini ke arah yang lebih baik. Siapakah mereka itu ? mereka adalah orang-orang yang sebenarnya ingin seperti kita, kawan ! mereka ingin merasakan duduk di bangku perkuliahan ! mereka adalah orang-orang yang selalu tak berdaya atas semua ketidakadilan ! mereka adalah orang-orang yang mengharapkan kita duduk di kursi pemerintahan kelak, dan dapat bertidak adil, bijak, serta jauh dari berbagai hal negatif seperti pemerintahan yang sering mereka lihat saat ini..

Bersyukurkah kalian atas keadaan ini ? bersyukurkah kalian atas kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita ? bersyukurkah kalian karena kalian masih bisa mengecap indahnya pendidikan perkuliahan ? masihkan kalian berkeluh kesah dengan berbagai aturan yang ada di kampus kalian, padahal masih banyak orang diluar sana yang ingin merasakan menjadi ‘kita’ ?

Kawan, sukses tak hanya diraih ketika kalian memiliki IPK yang tinggi, ketika kalian bekerja di tempat bergengsi, ketika kalian bisa mengumpulkan materi yang banyak dengan semua itu. Tidak seperti itu, kawan !! sukses kita adalah ketika kita bisa mewujudkan harapan mereka yang menantikan pengharapan dari kita !

Proteskah kalian dengan pemerintahan sekarang ? jika ya, apa wujud dari ketidakpuasan kalian ? wujudkan ketidakpuasan kalian itu dengan semangat yang tinggi untuk belajar, memiliki akhlak yang baik, memiliki softskil dan wawasan yang luas, serta memiliki rasa cinta yang begitu besar terhadap negeri ini. Saya yakin, semua akan seperti yang kita harapkan jika kita memulai segala sesuatunya dari diri kita sendiri !! karena, sebobrok-bobroknya negeri ini, kita hidup di negeri ini, meminum airnya, menginjak tanahnya, dan memanfaatkan alamnya (Donny Dhirgantoro, 5cm) setiap generasi memiliki kesempatan untuk merubah bangsa ini, tak terkecuali generasi kita saat ini. Yang menjadi pertanyaan, maukah kita mengambil kesempatan itu ?

Kita harus bisa menjadi manusia yang bisa membuat sekeliling kita merasa lega karena kehadiran kita. Kitalah, yang banyak dinanti orang untuk membuat perubahan ini !!
 
“mimpi saya yang terbesar yang ingin saya laksanakan adalah agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi ‘manusia-manusia biasa’. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai manusia yang normal, sebagai manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda, dan sebagai seorang manusia” –soe hok gie-


PERBENAHI DRAINASE DAN MULAI DARI PRIBADI KITA SENDIRI

 oleh : Muhammad Didi Rusadi,FH
 (Ketua Bidang Kaderisasi IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Komisariat Unlam Bjm dan Dirjen Kemitraan BEM UNLAM

diposkan : 20/12/2010 jam : 11.33AM


Siapa yang tidak tahu dengan kota Banjarmasin ? Ya kota yang dijuluki kota seribu sungai ini sebab sangat banyak sungai ditemui di kota Banjarmasin ini. Kota Banjarmasin ini dibelah oleh sungai Martapura yang dipengaruhi oleh pasang surut Air Laut Jawa, sehingga berpengaruh kepada drainase kota dan memberikan ciri khas tersendiri di kehidupan masyarakat, terutama pemanfaatan sungai sebagai salah satu prasarana transportasi air, pariwisata, perikanan dan perdagangan. Selain itu kota ini juga dikenal dengan kota Negerinya Sasirangan (Kain tenun khusus dari Kalimantan Selatan).
Secara astronomis Kota Banjarmasin terletak pada 3°,15 sampai 3°,22 Lintang Selatan dan 114°,32 Bujur Timur mempunyai ketinggian tanah pada 0,16 m di bawah permukaan laut dan hampir seluruh wilayah digenangi air pada saat pasang. Itu artinya kalau  Kota Banjarmasin sudah tenggelam sejak awal dia didirikan.
Kondisi hidrologis di kota ini menyebabkan ketika air pasang dan musim hujan sering terjadi genangan ditambah lagi penggunaan tanah untuk perluasan jalan, pemukiman dan kawasan bisnis menimbulkan masalah terhadap aliran air. Dan kita ketahui sekarang banyaknya permukiman dan banyak pembangunan yang tidak teratur. Itulah beberapa sebab permasalahan drainase, termasuk got di kota Banjarmasin.
         Apalagi sekarang ini BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) stasiun Klimatologi Kelas 1 Banjarbaru dan BPDAS (Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai) masing-masing telah memberikan peringatan bahwa Banjarmasin bisa akan tenggelam jika saluran-saluran drainase itu tidak dibenahi.
Selama ini yang dijadikan kambing hitamnya menegenai naiknya air sungai ke permukaan di Kota Banjarmasin adalah hujan dan air pasang namun kondisi itu sekarang ini juga disebabkan drainase yang buruk..
Faktor lain adalah kurangnya kesadaran masyarakat kita tentang masalah pola hidup masyarakat yang buruk. Banyak warga kita yang membuang sampah sembarangan ke sungai, serta melakukan pembangunan fisik yang tidak memperhatikan kondisi lingkungan yaitu dengan sistem pengurukan tanah hingga menghilangkan kawasan resapan air  sungai.
Ada baiknya belajar mengenai apa yang dilakukan oleh masyarakat Banjarmasin tempo dulu. Dimana dulu masyarakat banjar kita membangun rumahnya tinggi dengan dikenal rumah panggung. Rumah masyarakat banjar dulu tinggi-tinggi tiangnya sehingga dibawah rumah tersebut air dapat mengalir dengan bagus dan terhindar dari bahaya binatang-binatang buas. Daripada terus menerus berperang melawan alam, lebih baik menyelaraskannya.
Mari kita bersama-sama selamatkan kota tercinta kita, banua kita, negeri kita, dan bumi ini dari bencana-bencana yang tidak diinginkan. Mulai dari diri pribadi kita sendiri dengan cara bersama-sama membenahi/membersihkan saluran-saluran air yang tersumbat dan jangan membuang sampah sembarangan.

REKTOR BARU HARAPAN BARU

           oleh : Muhammad Didi Rusadi,FH
 (Mahasiswa, Staff Ahli Pidana LP2DH Fakultas Hukum Unlam)
diposkan : 26/8/2010 jam : 8.10 AM



           UNLAM atau sering disebut Universitas Lambung Mangkurat adalah salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang tidak asing lagi bagi masyarakat di Kalimantan khususnya masyarakat Kalimantan Selatan. Sebuah universitas tertua di Kalimantan. Universitas ini dipimpin oleh seorang Rektor dan para pembantu Rektornya.
            Seperti kita ketahui Pemilihan Rektor baru UNLAM baru saja selesai. Dimana Prof. DR. Muhammad Ruslan yang merupakan salah satu calon dari pemilihan tersebut menjadi pemenang sebab beliau memperoleh suara tertinggi dari calon-calon  lainnya yang dilakukan pada tanggal 20 Mei lalu oleh senat universitas.
            Terpilihnya rector baru Unlam ini sempat memunculkan controversial dikarenakan terjadinya mismatch antara aspirasi civitas akademika UNLAM dalam hal ini terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa dengan keputusan akhir dari para anggota senat.
            Sejak awal prosesnya, pemilihan rector baru UNLAM memang dipenuhi berbagai macam isu & konflik kepentingan yaitu secara ringkasnya sbb :
1.   Ada 8 calon rector pada pertengahan tahun 2009 lalu dipilih oleh senat Universitas. Dari kedelapan calon tadi ada dua nama muncul yang meraih suara tertinggi yakni Prof. Ruslan dan Prof. Muhammad Hatta. Akhirnya Prof. Ruslan lah yang direkomendasikan sebagai kandidat utama rector unlam ke Mendiknas sebab Prof. Muh. Hatta diangkat presiden sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam Kabinet Indonesia Bersatu II.
2.   Dalam surat rekomendasi tadi diketahui ada kecurangan yakni adanya kesalahan prosedur.
3.   Hingga sekian waktu, Kementerian Pendidikan Nasional tidak mengeluarkan SK pengangkatan rector baru unlam, tetapi malah memperpanjang masa jabatan rector lama Unlam.
4.   Pada awal bulan Februari 2010, kementerian Pendidikan Nasional justru mengeluarkan keputusan baru bahwa pemilihan rector unlam harus diulang. Keputusan yang merupakan jurus sakti sebab dapat mengalahkan keputusan senat universitas sehingga harus diadakan pemilihan ulang.
5.   Pada pemilihan ulang ini Prof.Ruslan lagi yang unggul karena memperoleh suara terbanyak yaitu  sebanyak 27 suara. Dengan kemenangan ini sudah pasti beliau lah yang harus diajukan kembali ke Menteri Pendidikan Nasional untuk menjadi rector Unlam.
            Saat ini pencapaian UNLAM masih sangat minim yang dapat diraih dari apa yang kita harapkan. Banyak pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh rector baru unlam ini diantaranya bagaimana cara menumbuhkan atmosfer ilmiah akademis dikalangan civitas akademika unlam yaitu dengan cara mengoptimalkan fasilitas penunjang pembelajaran seperti memperbenah perpustakaan pusat unlam dan  mengoptimalkan area hot spot di unlam. Seperti kita ketahui buku-buku yang ada di perpustakaan pusat unlam sudah termakan oleh jaman, buku-bukunya banyak yang rusak, dan buku-bukunya lama-lama semua. Oleh sebab itulah sangat perlu untuk memperbenah buku-buku yang ada di perpustakaan tersebut. Begitu juga dengan area hot spot di unlam, saat ini sangat minim sekali akses area hot spot.Sebab area hot spot ini adalah sangat berpengaruh sekali bagi mahasiswa untuk menambah ilmu pengetahuan lewan internet pada hot spot tersebut Selain itu harus berpikir keras agar para putra putri banua kita tetap bias mengenyam bangku perkuliahan tanpa khawatir walaupun ketidakadaan biaya. Dan juga memperhatikan kinerja para pegawai baik pegawai tekhnis maupun administrative di lingkungan unlam sebab bagaimanapun juga bahwa para pegawai tadi adalah para ujung tombak yang dapat sangat mempengaruhi baik atau tidaknya unlam kedepan;
            Saya mengharapkan sekali pada rector yang baru terpilih ini agar dapat menjadi sosok pemimpin yang tidak bermental cari proyek dan berpikirin modern, bercita-cita memajukan unlam dan dapat melahirkan lulusan-lulusan tangguh dan berkualitas. Selain itu rector juga dapat mampu memberikan sedikit perhatian lebih bagi orang yang berjasa mengangkat nilai akreditas unlam selama ini yaitu para dosen seperti memberi beasiswa pendidikan S3 Dosen. Sebab di unlam sendiri menurut data dosen yang berpendidikan S3 hanya kurang lebih 6 %, angka yang sangat minim sekali. Dan terakhir yang sangat terpenting saya menghimbau agar para civitas akademika unlam bersatu, tidak ada lagi saling tuding-menuding, konflik ini itulah. Mari kita membangun unlam kembali untuk masa depan unlam yang cerah serta lebih maju lagi dan terdepan minimal menjadi universitas unggulan walaupun hanya sekaliber Kalimantan dan syukur-syukur unggulan se Indonesia.
Amiinn……

JAGA KESUCIAN RAMADHAN DENGAN PENUTUPAN TEMPAT HIBURAN MALAM

Oleh : Muhammad Didi Rusadi, FH
(Aktivis, Staff  ahli Pidana LP2DH FH Unlam Bjm)

dipostkan : 19/8/2010 jam : 6.49 AM


Saat ini kita sebagai umat muslim memasuki bulan Ramadhan, bulan yang ditunggu-tunggu oleh jutaan umat muslim di dunia. Bulan yang penuh ampunan, bulan magfirah, bulan yang lebih baik dari seribu bulan, bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi umat muslim.
Dibulan penuh berkah ini umat Muslim wajib melakukan aktivitas berupa berpuasa sesuai perintah dalam QS Al-Baqarah ayat 183 yang artinya “ Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Meskipun wajib,tapi puasa tidak jadi memberatkan sebab sangat banyak keutamaan-keutamaan di bulan ini salah satunya pahala yang dilipatgandakan apabila kita berbuat amal kebaikan. Selain puasa, bulan ini mempunyai cirri khas  yang dimana tidak ditemui selain dibulan ini yaitu adanya shalat tarawih, adanya malam Nuzulul qur’an dan zakat fitrah.
Di bulan penuh rahmat ini seperti biasa, beberapa pemerintah daerah dan provinsi menyebar surat edaran yang isinya meminta para pelaku usaha hiburan malam untuk menutup atau membatasi waktu operasinya selama bulan ramadhan. Penutupan masalah ini sudah sesuai dengan UU No.10 tahun 2009 tentang kepariwisataan dan Perda yang dikeluarkan sesuai masing-masing daerahnya. Apabila peraturan tersebut tidak diindahkan, maka pemerintah daerah tidak segan-segan akan memberikan sanksi. Sanksinya berupa teguran lisan, dilanjutkan dengan teguran tertulis hingga penghentian atau penutupan penyelenggaraan usaha. Kalau masih melanggar, maka akan dikenakan sanksi pencabutan izin operasional usaha. Jika masih tetap melanggar juga, pemerintah akan memidanakan mereka, yaitu berupa kurungan penjara dan denda.
Upaya menutup tempat-tempat maksiat atau dalam bahasa halusnya dengan nama tempat hiburan malam ini di bulan Ramadhan itu tampaknya merupakan langkah yang baik. Dan lebih baik lagi upaya itu dilestarikan.
Para pejabat dan para anggota dewan, baik pusat maupun daerah, mari kita ingat mati, dan menghitung-hintung dosa kita. Apa yang akan jadi bekal ketika menghadap Allah SWT nanti ? Tidak lain adalah amal kita ketika masih hidup. Apabila amal itu baik, dilandasi iman yang benar dan ikhlas, maka insya Allah akan bahagia kelak di akherat. Tetapi kalau amal itu kejahatan atau kemungkaran, bahkan kemunkaran yang kita adakan itu dipraktekkan dan dilanjutkan orang, maka dosanya akan tetap mengalir kepada perintisnya, misalnya yang menyetujui dan lebih-lebih yang bertanda tangan. Menyetujui ataupun menandatangani kebaikan misalnya tentang didirikannya masjid atau madrasah di suatu tempat, dan kebaikan-kebaikan lainnya. Sedang yang buruk misalnya menyetujui ataupun menandatangani diizinkannya tempat maksiat misalnya panti pijat, tempat jooget laki perempuan dan sebagainya  yang bahasa maksiatnya itu diganti dengan sebutan THM (Tempat Hiburan Malam). Walaupun orang-orang yang menyetujui dan menandatangani itu sudah mati.
            Jadi saya harapkan bagi pemerintah apabila ada THM yang masih buka di bulan Ramadhan ini harap di tindak dengan tegas dan bagi ormas-ormas islam yang bergerak dalam FPI harap tidak melakukan aksi main hakim sendiri kepada para pemiliki dan THM yang masih buka karena bagaimanapun juga Negara kita ini adalah Negara hokum. Mari kita jaga kesucian bulan Ramadhan ini dengan kedamaian dan diiringi tanpa kemaksiatan.Intinya semua yang baik atau buruk itu sangat bergantung dari sudut pandang pribadinya, dan ilmu pengetahuan yang dia miliki.

ISI KEMERDEKAAN DENGAN KERJA KERAS DAN PRESTASI

Oleh : Muhammad Didi Rusadi,FH
(Aktifis, Staff Ahli Pidana LP2DH, ARCA dan Staff Kastrat KAMMI Komsat Bjm)
dipostkan : 13/8/2010 jam : 12.32 AM
            Beberapa hari lagi kita akan memperingati hari bersejarah bagi semua rakyat Indonesia. Hari yang ditunggu-tunggu, hari yang dinanti-nanti bagi umat atau warga Nusantara. Yaitu tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2010 ini, hari dimana Indonesia berulang tahun yang ke 65 sejak Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 dulu.
            Proklamasi Kemerdekaan negara Indonesia pada 17 Agustus 1945 merupakan buah dan puncak perjuangan bangsa Indonesia sejak berbad-abad sebelumnya. Peristiwa pembebasan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan itu makin mengarah kepada pencapaian tujuan ketika masyarakat Nusantara memasuki gerbang abad ke-20 dengan terjadinya perubahan fundamental dalam strategi perjuangan, yakni dari perjuangan bersenjata kepada perjuangan politik melalui berbagai pergerakan dan beragam organisasi sosial politik.
            Seluruh rakyat telah berjuang dengan segenap jiwa raga, darah,  tenaga dan pikiran dan harta benda, untuk merebut kemerdekaan ini, maka siapa lagi yang bercita-cita memiliki negara merdeka, kalau bukan seluruh rakyat pernah merasakan dijajah seperti rakyat Indonesia. Seluruh rakyat Indonesia telah berjuang dari nol besar, dari modal dengkul, dari senjata bambu runcing, dan yang lain dengan seadanya, wajarkah kegembiraan rakyat yang meluap-luap ? Bagaimana mungkin rakyat Indonesia yang miskin hanya bersenjata bambu runcing  saat itu dapat menang melawan penjajahan? Maka siapa lagi yang berhak untuk bergembira dan bersuka-ria pada hari kemerdekaan ini, kalau bukan seluruh rakyat Indonesia itu sendiri.
Warna carut-marut potret masa depan Indonesia ditandai dengan adanya kelompok teroris yang selalu harus darah, yang katanya selalu ingin membunuh kelompok lain yang tidak sesuai dengan versi kelompok mereka, dengan berbagai sasaran untuk menteror dan menakut-nakuti siapa saja, serta  dengan metode yang selalu berkembang, sampai metode bom bunuh diri..
Menjelang Enam puluh lima tahun adalah usia kemerdekaan bangsa Indonesia. Nilai kemerdekaan yang sudah dinikmati selama puluhan tahun ini merupakan modal dasar dalam melaksanakan proses pembangunan nasional. Namun dalam usia yang sudah sedemikian, bangsa Indonesia masih terus berada dalam pasang surut. Proses pembangunan bangsa Indonesia memang sempat tersendat akibat adanya berbagai musibah dan bencana alam yang akhir-akhir ini sering terjadi. Sebut saja gempa bumi, banjir, kekeringan, gagal panen, flu burung, flu babi, polio, dan berbagai penyakit dan musubah lain sebagainya, merupakan sebagian dari peristiwa alam atau peristiwa sosial yang menjadi penghambat kelancaran proses pembangunan. Di samping itu, ada hal lain yang memprihatinkan, yaitu munculnya perilaku sosial yang kurang mendukung pada proses pengisian nilai-nilai kemerdekaan Indonesia. Tindak pidana korupsi, kolusi, nepotisme, pelanggaran hukum dan HAM, masih terus berlangsung. Oleh sebab itu, melalui peringatan hari kemerdekaan Indonesia ini dapat dijadikan sebagai momentum melakukan refleksi nasional, memaknai kembali nilai-nilai yang dikandung dalam kemerdekaan negara Indonesia dan menumbuhkan kembali karakter perjuangan bangsa sebagai ciri khas dalam mendirikan dan membangun bangsa. Karakter bangsa adalah ciri khas yang dimiliki oleh sebuah bangsa, inilah yang membedakan suatu bangsa dengan bangsa lain. Hal inilah yang harus terus dikembangkan dalam rangka mewujudkan pencitraan bangsa dalam membangun dan berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain.
Jangan mengharapkan  adanya perubahan keadaan Indonesia dalam waktu singkat, siapapun presidennya tidak akan mampu merubah keadaan  dalam waktu sehari, kiranya potret masa depan tidak akan berubah, kalau semua pejabat di negeri ini dan seluruh aparatur pemerintah juga seluruh  rakyat Indonesia tidak bekerjasama dan bersatu untuk mengatasi permasalahan-permasalah tersebut.
Jadi untuk mengisi kemerdekaan ini khususnya saya sebagai kaum muda dan terpelajar mengejak para generasi muda semua agar mengisi kemerdekaan dengan kerja keras dan belajarlah dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan sederet prestasi yang dapat membanggakan kita sendiri, dapat membanggakan orang tua kita, dan yang sangat terpenting dapat membanggakan Negara kita tercinta ini. Mari kita bangkit dari keterpurukan kita yang dulu-dulu. Belajarlah lebih keras tanpa kenal putus asa, maka kesuksesan akan meraih kita dimasa akan datang nanti. Orang cerdas bukanlah mereka yang tidak pernah gagal dalam menuntut ilmu. Orang cerdas adalah mereka yang pernah gagal, namun dengan belajar lebih keras lagi sehingga dapat mencapai prestasi terbaik. Sedangkan bagi mereka yang sudah dewasa saya menyerukan untuk bekerja keras tanpa mengenal menyerah dan tanpa mengenal lelah. Apapun pekerjaan kita, asal itu dikerjakan dengan serius dan sungguh-sungguh dan yang terpenting itu dapat bermanfaat bagi diri dan keluarga, bermanfaat bagi semua orang dan bermanfaat bagi kemajuan perkembangan bangsa ini. Itulah bukti kalau kita sudah turut andil dalam mengisi kemerdekaan kali ini.
Dirgahayu Republik Indonesia ku yang ke 65. Semoga Negara ini akan semakin maju lagi dari sebelumnya, dan musibah-musibah bencana alam tidak menghampiri negeri kita tercinta ini lagi.

BANJIR YANG DATANG DIDATANGKAN

Oleh : Muhammad Didi Rusadi, FH
(Aktifis, Staff Ahli Pidana LP2DH FH UNLAM dan Divisi Kastrat KAMMI Komsat Bjm)
di postkan : 2/8/2010 jam : 2.59 PM

Banjir kembali melanda daerah di Nusantara Indonesia. Salah satu peristiwa yang tidak asing lagi di dengar di telinga kita semua sebab peristiwa ini hampir setiap musim penghujan melanda Negara kita tercinta ini.
Maraknya penambangan Sumber Daya Alam (SDA) dan masih terus berlanjutnya penebangan pohon secara illegal membuat bencana alam semakin marak terjadi, terlebih hal ini mendapat dukungan dari tingginya curah hujan di Nusantara Indonesia yang mengakibatkan banjir bandang salah satunya yang terjadi di Tanah Bumbu Kalsel kemarin dimana menelan korban jiwa dan merusak rumah-rumah penduduk sekitar. Banjir bandang ini selain diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi juga disebabkan karena tersumbatnya sungai maupun karena pengundulan hutan disepanjang sungai di wilayah tersebut.
Betul bahwa sebagian dari permasalahan banjir itu adalah kaena factor alam juga kesalahan masyarakat. karena suka membuang sampah, karena tidak menanam pohon, dan karena kurang kesadaran yang lain serta kita juga harus melihat peran Negara ini. Misalnya, karena tatakota yang berantakan dan tata guna lahan yang berantakan akibat suap menyuap dan korupsi yang merajalela. Selain itu bisa dikatakan tanah di daerah padat penduduk habis dikuasai perusahaan,tidak ada kebijakan land-reform yang memadai.Dan yang terpenting yang perlu saya kritisi masalah penanaman pohon. Dimana Negara kita sering mengampanyekan tentang menanam pohon atau penghijauan kembali atau bahasa kerennya reboisasi. Kita suka menanam pohon tapi kita tidak pernah memikirkan pemeliharaan hutan puluhan tahun semenjak pohonnya ditanam.
Dari pernyataan di atas tadi kita tahu sudah beberapa penyebab banjir jadi sekarang saya mencoba memberi solusi atau jalan keluar agar menghindari kurangnya bencana banjir sebab ketika banjir sudah dating kita sering tuding menuding tentang siapa yang salah dibalik bencana banjir tersebut. Beberapa solusinya adalah penataan daerah aliran sungai secara terpadu dan sesuai dengan fungsi lahan, tidak membangun rumah dan pemukiman dibantaran sungai,memelihara hutan,serta yang sangat terpenting adalah kesadaran masyarakat kita sendiri. Berhubung kita masih punya waktu untuk merubah semua ini kenapa kita tidak melakukannya ???
Jangan tunggu orang lain berbuat ! Mari kita bersama-sama mulai dari diri kita sendiri dengan suatu tindakan yang paling mudah kita lakukan yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan. Mungkin banyak yang berfikir ini hal sepele, tapi mari kita coba melakukannya sebab kondisi alam kita sekarang ini sangat memprihatinkan.
“Jangan Tunggu Hari Esok Apa yang Hari Ini Dapat Kamu Lakukan”