Corat-coret,pengalaman hidup,unek-unek,dsb akan dituangkan sepenuhnya dalam blog yang sangat sederhana ini. Thanks GOD I'am Interisti Not Milanisti. FORZA INTER. Motto Hidup : Tertib Ibadah, Sukses Study, Unggul Organisasi, dan Anggun Moralitas

Rabu, 18 April 2012

PERLU PENGAWASAN YANG LEBIH EKSTRA DAN SANKSI YANG TEGAS BAGI PILOT YANG MENGKONSUMSI NARKOBA.

Belakangan ini santer terdengar berita hangat tentang pilot pesawat terbang lion air yang diketahui mengkonsumsi narkoba. Jelas ini berita yang sangat mengejutkan bagi masyarakat Indonesia mengingat pilot adalah pekerjaan yang sangat vital sekali dalam penerbangan pesawat terbang sebab ini menyangkut dengan keselamatan para penumpang di pesawat tersebut.
Sebagimana kita ketahui bahwa Peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan, peredarannya sendiri sudah masuk ke dalam lapisan masyarakat dan juga aparat. Karena peredaran narkoba di Indonesia sudah semakin parah, maka bisa dinyatakan dalam keadaan darurat. Parahnya peredaran anrkoba sudah bisa ditunjukkan dengan korban akibat penggunaan narkotrika yang berjatuhan setiap hari. Apalagi saat ini penggunanya tak terbatas pada masyarakat tertentu, para artis dan pubkik figur pun juga tak sedikit yang menggunakannya, tentu saja hal ini sangat mengkhawatirkan karena tindak tanduk mereka yang dikhawatirkankan di contoh masyarakat umum dan bahkan yang sangat mengejutkan sekali adalah para pilot atau para penggerak pesawat terbang yang mengkonsumsi barang haram ini. Bankan menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2011 ini pengguna narkoba di Indonesia sudah mencapai 5 juta orang.
Kembali ke kasus tentang masalah dua orang Pilot maskapai penerbangan Lion Air yang kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Hal ini memperpanjang catatan hokum yang kurang baik di Indonesia. Apalagi masalah narkoba ini adalah kejahatan yang sangat luar biasa ini bukan hal yang tabu lagi di telinga para masyarakat Indonesia. Kasus ini sangat berdampak sekali ke maskapai penerbangan Lion Air sebab kedua orang pilot tersebut adalah pilot dari pesawat Lion Air.
Sungguh ini sangat merugikan maskapai penerbangan Lion Air. Betapa tidak meurut survey yang dilakukan oleh yahoo Indonesia bahwa masyarakat yang paling sering menggunakan maskapai penerbangan Lion Air ketika ingin melakukan penerbangan. Dari 5291 pemilih ada 41 persen yang menjawab Lion Air sedangkan sisanya adalah maskapai penerbangan yang lainnya. Survey ini membuktikan bahwa pangsa pasar Lion Air di Indonesia adalah yang terbesar. Alasannya adalah harga tiketnya tergolong murah dari maskapai penerbangan lainnya. Harga murah disini seharusnya tidak menjadi alasan bahwa standar keamanan seolah jadi bagian yang bisa ditawar. Jika Lion Air belum menyadari maka mereka kini punya tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga keamanan penumpangnya.
Inti dari permasalahan ini adalah bahwa mengemudikan pesawat terbang itu menyangkut nyawa keselamatan penumpang diibaratkan pilot disini bak sebagai pahlawan dalam penerbangan. Selain itu menyangkut soal ketahanan bisnis penerbangan. Mengemudikan pesawat adalah sebuah aktivitas nol toleransi terhadap kesalahan apapun. Jadi apabila seorang pilot menderita sakit misalnya terdeteksi kolesterol tinggi itu harus dilarang mengemudikan pesawat sebab bisa mengalami ancaman serangan jantung. Apalagi ketahuan mengkonsumsi narkoba seperti ini itu dapat dikatakan haram untuk mengemudikan pesawat.
Belajar dari kasus-kasus ini maka kedepannya ini merupakan pelajaran yang sangat bernilai dan berharga bagi pemerintah,aparat Negara dan maskapai penerbangan. Tidak ada cara lain lagi bahwa maskapai penerbangan manapun dalam hal ini tidak hanya Lion Air harus tegas. Gelar tes sesegera mungkin berapa pun mahal harganya sebab ada dugaan narkotika juga merasuki ke pilot-pilot dari maskapai penerbangan lainnya. Tindakan-tindakan yang dilakukan misalnya seperti melakukan test narkotika dan alkohol ke semua pilot dan tidak lupa juga ke semua orang yang berhubungan dengan pekerjaan penerbangan seperti inspektur,awak kabin,pramugari, petugas penanganan di darat bahkan hingga pengatur lalu lintas.
Selain itu kepada managemen maskapai penerbangan, apabila mendapati pilot atau pegawai penerbangan lainnya yang ketahuan menggunakan narkoba maka managemen langsung peka terhadap persoalan tersebut dan langsung melakukan pemecatan tanpa ampun sedikitpun kepada pihak yang menggunakan narkoba tersebut.
Saran saya buat pemerintah adalah agar melakukan pengawas kepada pilot dan Maskapai Penerbangan. Pemerintah dalam hal ini sebagai regulator yaitu lewat kementerian perhubungan,diharapkan dapat memerintahkan kepada seluruh maskapai penerbangan untuk mengadakan sample random terhadap pilot yang akan terbang. Pemerintah juga harus tegas menegur kepada maskapai penerbangan apabila ada pilot atau pegawai lainnya yang mengkonsumsi narkoba. Buat BNN saya selaku masyarakat Indonesia salut kepada BNN sebab telah berhasil mengungkap kasus pilot ini dan mengungkap kasus-kasus besar yang lainnya. Semoga saja BNN dapat bekerja lebih ekstra lagi untuk mengungkap kasus-kasus narkoba lainnya.
Semoga saja kasus ini merupakan kasus-kasus terakhir dalam narkoba dan semoga saja penyakit masyarakat narkoba ini cepat hilang dan dapat dibasmi dari bumi pertiwi ini. Amiinn…

By : Muhammad Didi Rusadi, FH
(Sekretaris IMM Komisariat Unlam Banjarmasin dan Deputi III Bid.Kemahasiswaan BEM FH Unlam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar