Setelah beberapa saat vakuum menulis akhirnya saya mencoba kembali corat-coret curahan hati pribadi pada blog yang sederhana ini.
Tulisan ini ditulis pada tengah malam tepat dimulai jam 12.53 Am yang jatuh pada tanggal 20 Januari 2012.
Cerita ini dimulai dari liburan kuliah semester VII dan sebentar lagi akan memasuki semester yang bisa dikatakan semester paling angker/paling dramatis/paling galau/pokoknya paling-paling yang lainnya ada disemester ini yakni semester VIII. Semester dimana insya Allah saya akan menjalani masa2 perkuliahan di Fakultas Hukum Unlam karena telah memasuki tugas akhir yakni penulisan skripsi.
Libur telah tiba...libur telah tiba...setelah selesai menghadapi pertempuran dengan final test semester VII. Akhirnya liburan kali ini saya putuskan untuk pulkam saja. Tanggal 19 Januari 2012 dengan sangat terpaksa saya kembali lagi ke habitat saya (back to bjm) karena pada tanggal itu akan diadakan kuliah umum Dari Prof.Mahfud MD (Ketua MK) Sekaligus acara pelantikan DPW IKA UII Kalsel yang diadakan pd waktu malam hari di Gedung Mahligai Pancasila. Acara itupun tidak akan saya lewatkan sebab moment ini sangat langka dan kapan lagi menurut saya bisa bertemu langsung dengan Pak Mahfud MD.
Sudahlah...to the point aja untuk mukaddimahnya...Problem masalah yg saya hadapi adalah ketika kerabat dekat saya mengajak saya agar ikut bergabung dalam organisasi sebut saja organisasi A, Sedangkan dlm kondisi ini saya sudah ikut organisasi lainnya (sebut saja organisasi B). Saya pun tertarik ingin ikut bergabung dalam organisasi A ini. Sebab saya merasa organisasi ini sungguh baik sebab banyak menghasilkan kader-kader yang menjadi pemimpin bangsa ini sebut saja salah satunya Prof.Mahfud di atas. Beliau salah satu alumni di organisasi tsb. Organisasi ini bisa dikatakan organsasi para pemimpin bangsa. Saya pun merasa tertarik dan bakat saya disana akan tersalur dan merasa saya akan menjadi sosok yg lebih baik lagi daripada sebelumnya. Dan saya merasa akan cocok di organisasi ini karena disamping itu banyak kawan-kawan akrab saya yang bergabung di organisasi kemahasiswaan ini.
Masalahnya bagi diri saya yang merasa terhalang dan tak enak hati bergabung dengan organisasi ini adalah karena saya sudah mempunyai dan ikut di organisasi kemahasiswaan yg lainnya yakni organisasi B tadi. Organisasi B ini menurut saya adalah sepaham tujuan dan background saya dalam kehidupan beragama saya yakni tidak lepas bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Saya pun hampir 1 tahun setengah bergabung dengan organisasi ini. Saya pun sudah mengikuti proses pengkaderan dasar dlm organisasi itu selain itu juga pernah menjadi delegasi berangkat keluar kota (Bogor pada bulan Juli 2011 kemarin bahkan saya menjabat sbg sekretaris di organisasi tsb. Jabatan yang sangat vital sekali dlm organisasi.
Tapi saya merasa di organisasi ini saya merasa kurang dihargai dan merasa tidak berkembang..pokoknya kurang srek lah bahasa gaulnya itu diorganisasi B ini. Makanya tadi saya merasa ingin bergabung dengan organisasi A yang ditawarkan kawan akrab saya tadi.
Tapi sungguh merasa bersalah dan berdosalah saya apabila meninggalkan organisasi terdahulu saya yaitu organisasi B tadi sebab komitmen saya dipertanyakan dan kapasaitas berorganisasi saya ditanyakan sebab sungguh banyak saya juga merasa dibantu baik dari segi material ataupun inmaterial oleh para alumni dan pengurus/pejabat2 tinggi di organisasi B. Itulah yang membuat saya pada hari itu merasa galau dan dilematis. Disatu sisi ingin merubah diri saya lebih baik lagi dgn ikut organisasi A disatu sisi lagi memikirkan nasib organisasi yg akan saya tinggalkan. Selain itu ditambah lagi dengan pilihan fokus kepada tugas akhir skripsi.
Akhirnya saya pun memilih berdoa kepada Allah agar diberikan pilihan terbaik apa yg akan saya pilih nantinya.
Oleh sebab itu tulisan ini saya beri judul "Antara Komitmen dan Dilematis"